BARENG |  Panitia acara Hari santri Nasional (HSN) Kecamatan Bareng kembali menggelar pertemuan penting dalam rangka mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026. Rapat koordinasi ketiga ini dilangsungkan dengan khidmat pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di Gedung Serba Guna MWCNU Kecamatan Bareng. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran panitia seksi-seksi yang telah terbentuk sebelumnya. Fokus utama dari pertemuan berkala ini adalah untuk menyinkronkan gerak langkah kepanitiaan sekaligus menetapkan secara definitif seluruh kebutuhan logistik dan alokasi anggaran belanja yang diajukan oleh masing-masing seksi kerja demi suksesnya perayaan hari besar kaum santri tersebut.

Melanjutkan hasil keputusan dari rapat koordinasi kedua yang berfokus pada pembentukan struktur kepanitiaan, agenda kali ini berjalan lebih dinamis dan detail dengan membedah satu per satu usulan program kerja. Setiap koordinator seksi, mulai dari seksi acara, perlengkapan, konsumsi, humas publikasi, hingga seksi keamanan, memaparkan rincian estimasi kebutuhan operasional mereka di hadapan forum. Proses verifikasi dan validasi anggaran dilakukan secara transparan guna memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar efisien, tepat guna, dan dapat dipertanggungjawabkan. Diskusi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut melahirkan kesepakatan bersama mengenai skala prioritas kebutuhan fisik maupun non-fisik yang harus segera dipenuhi dalam waktu dekat menjelang hari pelaksanaan.

Ketua Panitia HSN MWCNU Bareng dalam arahannya menegaskan bahwa sinkronisasi anggaran ini sangat krusial untuk menghindari tumpang tindih fungsi antarseksi sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti. Penggunaan Gedung Serba Guna MWCNU sebagai pusat koordinasi juga dinilai sangat representatif untuk mempermudah komunikasi lintas sektor. Selain menetapkan angka nominal anggaran, rapat ini juga membahas strategi penggalian dana yang kreatif dan mandiri, baik melalui partisipasi warga nahdliyin, sponsor, maupun kemitraan dengan berbagai pihak luar yang tidak mengikat. Hal ini dilakukan agar kemandirian organisasi tetap terjaga dalam menyemarakkan syiar Islam dan nilai-nilai perjuangan kaum santri di wilayah Kecamatan Bareng.

Dengan ditetapkannya jumlah keperluan logistik dan rincian anggaran untuk setiap seksi, panitia kini resmi memasuki fase eksekusi lapangan dan penggalangan sumber daya secara intensif. Semua pihak yang terlibat menyatakan komitmen dan kesiapan penuh untuk bekerja ekstra keras mengingat waktu pelaksanaan Hari Santri Nasional yang semakin dekat. Peringatan HSN 2026 di Kecamatan Bareng ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan mampu menjadi momentum refleksi perjuangan, pemersatu umat, sekaligus penggerak roda ekonomi lokal melalui berbagai kegiatan upacara. Rapat koordinasi ketiga ini ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran seluruh rangkaian acara ke depan agar membawa keberkahan bagi masyarakat luas.