BARENG |  Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bareng secara resmi menggelar rapat koordinasi untuk membentuk panitia pelaksana peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026. Pertemuan penting yang berlangsung pada Jum'at, 26 September 2026 ini bertempat di Gedung MWCNU Kecamatan Bareng. Langkah awal ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian peringatan hari besar kaum santri tersebut dapat berjalan dengan khidmat, terstruktur, dan lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mengingat Hari Santri merupakan momentum bersejarah berskala nasional, persiapan yang matang sejak jauh-jauh hari dinilai menjadi kunci utama kesuksesan jalannya acara keagamaan dan kebangsaan ini.

Rapat pembentukan panitia ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan berpengaruh di lingkungan Nahdlatul Ulama setempat. Tampak hadir dalam forum tersebut jajaran pengurus harian MWCNU Kecamatan Bareng, perwakilan pengurus Ranting NU dari seluruh desa se-Kecamatan Bareng, serta para pimpinan lembaga dan badan otonom (Banom) yang berada di bawah naungan langsung MWCNU, seperti GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, dan Muslimat NU. Kehadiran para pimpinan lintas sektoral ini menegaskan komitmen bersama dan soliditas warga nahdliyin di Kecamatan Bareng dalam menyukseskan agenda besar yang sangat dinantikan oleh segenap elemen masyarakat Islam, khususnya para santri di wilayah tersebut.

Peringatan Hari Santri di Kecamatan Bareng sendiri bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sudah menjadi agenda kegiatan rutin tahunan yang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Setiap tahunnya, momentum ini selalu diisi dengan berbagai kegiatan positif yang melibatkan ribuan warga, mulai dari upacara bendera, pengajian akbar, kirab santri, hingga berbagai perlombaan keagamaan dan sosial. Dengan dibentuknya kepanitiaan yang baru ini, diharapkan ide-ide segar dan inovatif dapat bermunculan untuk mengemas acara rutin ini agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui musyawarah mufakat yang berlangsung dinamis namun penuh kekeluargaan, struktur kepanitiaan inti akhirnya berhasil disepakati dan disahkan oleh Ketua MWCNU Kecamatan Bareng. Dalam sambutan penutupnya, pimpinan MWCNU menekankan pentingnya sinergi, komunikasi yang intensif, serta gotong royong antar-semua unsur banom dan lembaga demi menyukseskan perayaan Hari Santri 2026. Dengan terbentuknya kepanitiaan kolektif yang solid ini, MWCNU Kecamatan Bareng siap menyajikan rangkaian acara Hari Santri yang tidak hanya meriah secara syiar, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial, spiritual, dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas di wilayah Bareng dan sekitarnya.