WONOKERTO | - Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Darussalam Pulerejo, Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, pada Jumat (16/10/2026). Warga bersama unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan istighosah rutinan yang menjadi agenda keagamaan berkala di wilayah tersebut. Kegiatan doa bersama ini digelar sebagai wujud ikhtiar spiritual dalam memohon keselamatan, ketenteraman, serta kemakmuran bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Wonokerto. Sejak sore hingga malam hari, lantunan ayat suci Al-Qur'an dan selawat bergema merdu, menciptakan atmosfer religius yang kental di tengah-tengah jamaah yang memadati area utama hingga serambi masjid.
Acara spiritual ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pejabat setempat, di antaranya Kepala Desa Wonokerto beserta seluruh jajaran perangkat desa yang memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan kegiatan ini. Tak ketinggalan, barisan badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) seperti GP Ansor turut hadir secara masif untuk mengawal dan menyukseskan jalannya acara. Kehadiran para pemuda dan tokoh agama ini memperlihatkan sinergi yang harmonis antara pemerintah desa, organisasi keagamaan, dan warga sekitar. Antusiasme jamaah terlihat dari membludaknya barisan saf yang terisi penuh oleh warga dari berbagai tingkatan usia, yang datang dengan penuh keikhlasan untuk melantunkan doa-doa keselamatan bersama.

Puncak dari rangkaian majelis ini diisi dengan tausiyah dan pembacaan doa istighosah yang dipimpin secara langsung oleh tokoh agama setempat, Ust. Salim Masjudi. Dalam ceramahnya yang penuh ketenangan dan ketajaman makna, Ust. Salim Masjudi menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam berzikir dan memohon pertolongan kepada Allah SWT di tengah berbagai dinamika serta tantangan zaman. Beliau menyampaikan bahwa istighosah bukan sekadar ritual rutin tahunan atau bulanan, melainkan benteng spiritual yang mampu merekatkan tali persaudaraan serta menjauhkan desa dari berbagai marabahaya. Pesan-pesan moral yang disampaikan dengan gaya bahasa yang santun namun tegas tersebut berhasil menyentuh hati para jamaah, memberikan kesegaran rohani dan penguatan iman bagi seluruh hadirin yang mendengarkan dengan penuh khidmat.

Melalui penyelenggaraan istighosah yang berjalan lancar dan penuh kekhusyukan ini, Pemerintah Desa Wonokerto berharap kegiatan keagamaan dapat terus dilestarikan sebagai pondasi moral dan kebudayaan masyarakat. Kehadiran seluruh elemen masyarakat, mulai dari jajaran birokrasi hingga warga awam, membuktikan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong masih terpelihara dengan sangat baik di Desa Wonokerto. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin kembali oleh Ust. Salim Masjudi, memohon agar wilayah Kecamatan Wonosalam, khususnya Desa Wonokerto, senantiasa dilimpahi keberkahan, kedamaian, serta kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh warganya.