BARENG, JOMBANG | Ratusan santri dan warga memadati Lapangan Kecamatan Bareng untuk mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada Kamis (22/10/2026). Di tengah hening dan khidmatnya pelaksanaan pengibaran Sang Saka Merah Putih, barisan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Bareng tampil menonjol sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban seluruh rangkaian acara. Sejak fajar menyingsing, puluhan anggota Banser di bawah naungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bareng telah bersiaga penuh di berbagai titik strategis demi memastikan peringatan momentum bersejarah kaum sarungan ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa kendala.

Peran vital Banser dalam pengamanan kali ini tidak sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari pengabdian tanpa batas bagi para ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Personel berseragam loreng khas tersebut disebar secara sistematis mulai dari area pintu masuk utama, jalur pendaftaran, hingga titik akses luar lapangan. Berkolaborasi erat dengan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) dan Koramil setempat, Banser secara terampil mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan yang membeludak di sepanjang jalan protokol Kecamatan Bareng, sekaligus memberikan panduan arah bagi para tamu undangan, tokoh agama, serta peserta upacara dari puluhan pesantren dan lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama.

Komandan Satkoryon Banser Bareng menegaskan bahwa ketertiban dan ketenangan para kiai, nyai, serta ribuan santri dalam menjalankan prosesi pengibaran bendera merupakan prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. Kesiapan fisik dan mental seluruh personel telah digembleng jauh-jauh hari melalui pengarahan teknis serta koordinasi terpadu bersama jajaran pengurus MWCNU Bareng. Pengorbanan waktu dan tenaga para anggota Banser yang bertugas secara ikhlas ini mencerminkan kepedulian serta militansi positif dalam mengawal marwah organisasi, di mana ketegasan sikap di lapangan senantiasa dipadukan dengan pelayanan yang ramah dan humanis saat menyapa para sesepuh pesantren maupun masyarakat umum.

Kehadiran serta kesiap siagaan penuh pasukan Banser sepanjang giat pengamanan peringatan Hari Santri Nasional ini menuai apresiasi tinggi dari jajaran Forkopimcam dan seluruh peserta upacara yang hadir di Lapangan Kecamatan Bareng. Keberhasilan menjaga kondusivitas lingkungan acara dari awal hingga puncaknya penutupan doa bersama membuktikan tingkat disiplin serta komitmen Banser sebagai benteng pengawal ulama yang selalu tangguh dan teruji. Acara puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Bareng pun dapat diakhiri dengan ketertiban sempurna, meninggalkan rasa bangga yang mendalam bagi seluruh warga NU atas dedikasi tanpa lelah yang ditunjukkan oleh pasukan Banser.